Kisah Sekuntum Bunga Melati

2264 Words

“Aku sudah memberikanmu dosis berikutnya, Jasmine. Beristirahatlah.” Lloyd mencabut jarum suntik dari tangan Jasmine, dan Jasmine hanya merespon dengan mengangguk datar, kemudian berdiri dan pergi. Lloyd menatap kepergian Jasmine dengan pandangan nanar. Setelah memastikan kepergian Jasmine, Lloyd melirik satu tabung kecil berisi cairan warna merah. Kemudian dia mengambil suntikan lainnya dan langsung menusukkan di tangannya sendiri. Cairan merah terlihat mengalir mengisi tabung suntik. Aku harus memastikannya. Lloyd segera bekerja. Contoh darah dari dua tabung itu dituangkan ke papan kaca dan kemudian diletakkan di bawah mikroskop. Lloyd bekerja tak kenal lelah hingga tak terasa empat jam sudah berlalu begitu saja, dan tiba-tiba matanya membesar. “Alexander! Kurang ajar, kau!” Tangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD