Ayah

1106 Words

“Aku tidak setuju!” Mendadak terdengar raungan tangisan anak-anak, membuat ruangan menjadi hening seketika dan orang-orang terpaku diam. Tiba-tiba ada seseorang yang berseru kencang. “Itu Daniel! Jenderal Daniel juga datang menghadiri acara ini!” “Ya Tuhan, ternyata Tuan Daniel!” Daniel yang jarang mengenakan pakaian selain seragam militer, terlihat begitu menawan dan mempesona dengan setelan jas berwarna hitam. Tubuhnya terlihat lebih tinggi dan ramping, d*da bidangnya bahkan terlihat semakin menggoda dengan jas yang dikenakannya, membuat para wanita mabuk kepayang melihat penampilannya. Aura dingin dan tajam, ditambah dengan sikap Daniel yang tenang dan mendominasi, membuat siapapun di ruangan itu tidak berani menatap langsung ke arahnya dan hanya bisa menundukkan kepala dalam-dala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD