Jasmine merasa banyak tangan kasat mata yang mencabik-cabik tubuhnya. Dia sudah tidak bisa membedakan apakah itu rasa sakit atau ketakutan. Pikirannya begitu berantakan. Berjuta pertanyaan saling bersahutan di benaknya, ekspresinya berubah dalam sekejap. Untungnya akal sehatnya tidak hilang sepenuhnya dan masih dapat dikendalikan dengan cepat. Sebuah rencana langsung berputar di kepalanya, dalam sekejap mata, kesedihan samar dengan senyum lembut menghiasi wajah cantiknya. Jasmine hanya terdiam, sehingga membuat orang yang melihatnya merasa aneh. Semua orang tahu tentang cerita cinta Jasmine dan Daniel. Kisah mereka bahkan dianggap sebagai panutan bagi pasangan kekasih saat ini. Waktu Jasmine kembali ke tanah air, semua orang mengira kabar baik akan segera terdengar, tidak ada yang menyan

