Tujuh Belas

2156 Words

Runa sedang duduk di pinggir ranjang, handuk piyama masih melekat di tubuhnya, sambil memiringkan kepala ia mengeringkan rambutnya dengan handuk lain. Pukul delapan malam, dan ia baru selesai mandi setelah dua jam berada di dalam kamar mandi bersama Irsyad. Suara pintu lemari di tutup membuat Runa melirik sedikit dan mendapati suaminya dengan handuk yang melilit di pinggang.  “Kamu mau makan lagi atau enggak?” tanya Runa.  “Mau. Aku lapar,”jawab Irsyad setelah mengenakan kaos oblongnya. Runa lalu beranjak dari tempatnya setelah menyambar kemeja yang tergantung di belakang pintu dan mengenakannya. Ia lalu keluar kamar menuju dapur, di bukanya kulkas dan tampaklah beberapa bahan makanan disana. Ada sotong yang ia beli tadi pagi dan belum sempat ia masak, jadilah Runa bergerak mengubah sot

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD