Keanehan Mertua

1780 Words

Waktu untuk makan malam sudah tiba, Melisa masih berbaring di kasur karena belum merasa sanggup untuk melangkah. Alfath yang belum terbiasa untuk tinggal di rumah mertuanya pun sejak tadi enggan untuk keluar kamar. Ia tidak siap dan bingung bagaimana harus bersikap bila bertemu dengan mertuanya. Untuk mencari jalan aman, Alfath memilih untuk merebahkan diri di atas sofa yang ada di dalam kamar pribadi Melisa. Ia sudah berganti pakaian dari seragam menjadi pakaian santai. Itu adalah bajunya yang diantarkan oleh seorang sopir suruhan Fatih. Menyibukkan dirinya sendiri dengan telepon genggam, Alfath asyik sendiri saat berkomunikasi dengan Najihan melalui pesan singkat. Percakapan keduanya memang lebih menyenangkan dan lebih mesra melalui pesan singkat daripada ketika mereka mengobrol secara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD