Setelah mengisi perutnya yang sempat kelaparan, akhirnya Alfath bisa bernapas lega dan kembali bersantai di kamar Melisa. Tentunya pemilik kamar juga ada di dalamnya. Bedanya jika Melisa duduk di atas kasur, maka Alfath berbaring sembari memainkan ponselnya di atas sofa. Jari jemari tangan panjang Alfath bergerak lincah di atas layar sentuh, ia sedang asyik memainkan sebuah permainan online yang mengharuskannya untuk melawan orang lain yang berada di belahan dunia yang lain. Matanya sangat fokus, tidak ingin beralih sedikit pun karena takut akan mengalami kekalahan. Permainan yang dimainkannya adalah pergulatan, ada lima tokoh saingannya di dalam layar. Alfath harus pandai-pandai menyusun strategi untuk mengalahkan semuanya. Adrenalinnya terpacu hanya dengan menekan ikon-ikon di layar y

