W A R N I N G! ! ! Jangan lupa tekan love, ya! T_T Thanx U Happy reading, guys! -D e m i K i a n- Rafa menggenggam ponsel yang layarnya menghitam itu dengan sangat erat. Saat ini, ia ingin sekali menghancurkan benda persegi panjang tersebut lantaran Kinan tidak menggubris pesan-pesan bahkan panggilan darinya. Sejak kemarin siang, sepulang sekolah tepat di mana Rafa melihat Kinan untuk yang terakhir kalinya. Hingga pagi ini ia sudah berada di kelas pun, Kinan belum juga datang. Cowok itu memainkan ponsel di tangan, hampir saja membanting benda tersebut, tetapi ia masih bisa menggunakan akal sehatnya. Ponsel dalam genggaman itu adalah hadiah dari mama saat Rafa menang turnamen basket antar provinsi. Rasanya terlalu tidak adil jika Rafa menghancurkan benda pemberian mama hanya demi me

