Empatbelas

2211 Words

“Kamu tahu, ada bebrapa hal yang lebih baik menjadi rahasia saja? Jadi, tentang perasaan ini..., cukup hati, aku dan Tuhan yang tahu. Kamu cukup menerima kesediaanku untuk selalu ada di sampingmu.” -Andrega Dyo Rafardhan. Semalam adalah tidur ternyenyak Kinan untuk pertama kalinya setelah sekian lama Kinan terlalu sulit untuk memejamkan mata. Adzan subuh sudah berkumandang sejak setengah jam yang lalu, bahkan Kinan terlalu malas untuk membuka mata. Tapi, udara dingin subuh itu membuat Kinan terpaksa membuka mata malas. Seketika Kinan sempat terkejut hebat ketika mendapati dirinya terlelap di balkon kamar terbungkus dua lembar selimut tebal dan juga sebuah bantal. Buru-buru Kinan melepaskan selimut yang melilit tubuhnya lalu menengok ke bawah sana, dan benar saja Rafa sudah pulang karena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD