Bab 32

1314 Words

Aldio tidak pernah membayangkan jika pernikahannya akan penuh drama seperti ini. Dia pikir hidupnya dan Nina akan baik-baik saja. Ternyata cinta itu penuh ujian tidak selalu berjalan lurus seperti keinginannya. Jika semua menganggap masalah ini terlalu rumit, tapi bagi Aldio masalah ini ada penyelesaiannya. Dia berada di balkon dengan menatap langit. "Lo ngapain bengong sendiri disini?" Aldio menoleh kebelakang memandang Kaffa yang dengan pakaian tidurnya menghampiri pria itu. "Kapan lo balik?" Kaffa menepuk pundak Aldio dapat merasakan frustasinya lelaki itu. Kemudian Kaffa memberikan sebotol alkohol di tangannya membuat Aldio terbelalak matanya. "Ngapain lo bawa ginian, kalau Lea tahu bisa dibunuh lo." Lanjut Aldio mencercanya. "Biar stress lo hilang, gua bawain lo." Aldio menola

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD