Bab 33

1326 Words

Pagi itu Aldio bangun kesiangan, ia melihat mobil Kaffa dan Lea sudah tidak ada di parkiran. Bahkan Dini sudah tidak berada disampingnya. Padahal biasanya tuan putri kecilnya selalu membangunkannya. Aldio keluar kamar melihat sarapan yang sudah disediakan dua piring membuatnya mengernyit. "Satunya piringnya buat siapa?" ucap pria itu sendiri sambil duduk diatas kursi bersiap untuk sarapan, kemudian melahap makanannya. Tiba-tiba ketika ia menikmati sarapannya, ponselnya berbunyi. Aldio langsung mendesah melihat nama Alzio, ia yakin saudaranya akan mengomelinya karena datang terlambat ke kantor. Seharusnya Alzio mengerti dia butuh istirahat sebentar. Dia terlambat bangun karena Kaffa mengajak bergadang. Dasar adik ipar menyebalkan!! "Hmmm.. Halo. Ada apa?" angkat pria itu dengan suaran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD