Sambil memikirkan Reyna, Iben berlari pontang panting mendekati Rizki, pengacara yang merupakan paman istrinya. “Om, aku melihat Anggi dan dia berniat mencelakai Reyna dengan racun di makanan. Om harus segera beritahu pak Harvey.” Rizki terkesiap dan dia langsung bergerak, menghubungi penjaga agar mengawasi panitia yang mengurus makanan untuk pengantin. Dia sangat menyesalkan lengahnya keamanan. Tapi dia langsung menyadari karena saking banyaknya para tamu undangan yang datang. Sementara itu Iben masih mengingat jejak dan penampilan Anggi, dia langsung bergerak dengan instingnya mengikuti Anggi yang ternyata kini sudah duduk di tengah-tengah para tamu. Iben berdiri tepat di belakang Anggi, dengan matanya tajam ke arah tangan Anggi yang sibuk merogoh sesuatu di dalamnya. Dia nekat mengh

