Bab 128. Iben yang Awas

1191 Words

Anggi menghisap rokoknya dalam-dalam, perasaannya yang sangat gusar tidak sanggup rasanya membayangkan Dewa dan Reyna bersatu kembali. “Kenapa kamu masih saja memikirkan Patrick Dewa Patrick Dewa … seumur hidup kamu. Kamu tuh cantik, Anggi, usia? Belum juga kepala empat. Menjelang kepala empat kamu sebaiknya memikirkan diri kamu sendiri bagaimana hidup lebih teratur di masa depan. Dewasalah.” Anggi sudah tidak sanggup lagi membalas kata-kata Olga. Dia sebenarnya tahu bahwa semua saran dan nasihat Olga tidak lain agar hidupnya lebih baik. Tapi entah kenapa dia yang tidak bisa menerima semua peristiwa dalam hidup yang tidak berpihak kepadanya. Anggi menghela napasnya pendek, menggeleng dan berkata. “Aku heran, Olga. Apa yang membuat Dewa bisa kembali menikah dengan gadis licik itu. Itu sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD