Bab 172. Hamil Kembar

1051 Words

Sander dan Felisha senyum-senyum melihat penampilan mama mereka sore ini, pakaiannya rapi dan dandanannya yang lebih cerah daripada biasanya, juga sikapnya yang lebih ceria dan semangat. “Duh, Ma. Cakep banget hari ini, ada yang ngajak kenalan ya?” goda Sander saat memasuki mobil. Felisha melotot ke arah suaminya khawatir mama mertuanya itu tersinggung atau mungkin marah. Tapi, di luar dugaan, Rosna malah tersenyum hangat. “Ya, nemenin liat kondisi cucu, harus semangat dong,” ujar Rosna. Dia dengan pelan membimbing Felisha masuk ke dalam mobil dan duduk bersamanya. Perasaan Felisha begitu tenang setiap kali berdekatan dengan mama mertua yang mengerti keadaannya dan selalu senyum kepadanya, lembut saat bertutur kata dengannya. Berbeda sekali jika dia berbicara dengan Sander, sering sewo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD