Bab 142. Pernikahan di Tengah Duka

1103 Words

Dewa meminta Reyna untuk menyiapkan pakaiannya, dia ingin pergi segera untuk menemui Sander yang sedang berada di rumah sakit. “Papamu sakit apa, Sander? Bukannya papa kamu nggak punya riwayat ke rumah sakit?” tanya Dewa dan Reyna yang memakaikannya baju ke tubuhnya. “Kanker getah bening, baru terdeteksi sekarang dan sudah sangat parah.” Dewa memegang dadanya, suara Sander lemah dan tidak berdaya. “Kamu di rumah sakit mana? Aku ke sana.” Jeda beberapa detik, lalu Sander mengakhiri panggilannya dengan mengirim pesan sebuah alamat rumah sakit. “Papa Sander di ICU, Reyna. Ck Sander, kenapa dia tidak melaporkannya kepadaku.” Dewa berdecak kesal. “Aku … rasanya ingin ikut,” ujar Reyna, sangat sedih mendengar kabar Sander. “Kamu di sini saja, Sayang. Quinza nggak bisa ditinggal.” Dewa men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD