Felisha yang sedang menikmati sarapan pagi di depan teras rumahnya terkejut melihat mobil sedan mewah hitam milik Dewa masuk ke dalam pekarangan rumahnya. “Dewa?” gumam Felisha, dia langsung curiga Dewa yang pasti tidak sabar dan hendak membujuknya untuk mempertemukannya dengan Reyna dan Quinza pagi ini, padahal dia seharusnya menunggu kedatangan Sander siang ini. Mobil Dewa berhenti tepat di depan teras rumah, dan Dewa ke luar dari mobilnya. “Dewa, kamu?” Dewa duduk di bangku teras di samping Felisha. “Aku ingin melihat Quinza.” “Ck, Dewa. Sudah aku katakan kepadamu, sebaiknya tunggu Sander datang. Dia yang lebih dekat dengan Quinza. Kamu nggak bisa langsung bertemu dengannya. Dia itu anak yang cerdas dan punya intuisi tajam, pasti dia tidak senang kamu yang tiba-tiba datang menemuin

