“Jadi anak keduamu laki-laki?” tanya Sander. Felisha telah memberitahunya bahwa anak yang sedang dikandung Reyna sekarang berjenis kelamin laki-laki. “Ya.” “Wah, kabar yang sangat gembira. Hm … cucu pertama laki-laki.” “Ya.” “Luar biasa. Kehadiran Reyna memang anugerah dalam Tamawijaya, dan papamu tidak pernah meleset.” Dewa mengangguk, sebenarnya tidak ingin membicarakan seputar anak di depan Sander, khawatir Sander tersinggung atau tidak berkenan. Felisha pernah mengeluhkan dirinya yang sudah berusia lebih dari empat puluh dan kecil kemungkinan memiliki buah hati. “Aku doakan kalian menyusul,” ucap Dewa pelan. Sander tertawa kecil, “Terima kasih banyak atas doamu, Dewa. Aku tidak terlalu berharap, tidak juga menolak jika diberi amanah.” “Entahlah, aku pikir Felisha terlampau berl

