Bab 154. Kembali ke Jakarta

1206 Words

Sander mendesah dan tersenyum, lalu merebahkan diri di atas kasur. Kini gantian Felisha yang mengambil alih peran, menindih tubuh suaminya. Dia menurunkan tubuhnya, mencium seluruh wajah Sander dan melumat lembut bibirnya. Sander mengusap-usap punggung Felisha sambil menikmati kecupan hangat di leher dan di d**a, Felisha juga tidak lupa memainkan lidahnya di ujung d**a Sander secara bergantian, dan menghisapnya. Dia sudah mengerti keinginan Sander karena Sander yang telah mengajarinya. “Oh, Felisha. Hmmm.” Felisha lalu turun dan rebah terungkup, dan wajahnya menghadap s**********n Sander, memegang senjata Sander yang sudah tegang, kemudian mengulumnya. “Felii, hm … oooh.” Sander memejamkan matanya beberapa saat, menikmati hangatnya mulut Felisha yang mengemut miliknya. “Ayo, Sayang.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD