Acara makan malam selesai dengan sangat indah. Khusus malam ini Felisha dan Sander menginap di rumah orang tua Felisha. Mama Sander sudah pulang bersama sopir pribadi keluarga Sander. “Mama sudah sampe rumah, Sander?” tanya Felisha ketika Sander baru saja menutup ponselnya. “Iya, baru saja.” “Mama sendirian di rumah.” “Nggak apa-apa, sudah biasa dia. Lagi pula ada yang jaga rumah juga.” “Mama biasa sendirian di rumah?” “Ya, papa dulu sering ke mana-mana, kadang ke Sumatra, Sulawesi, sampai ke Johor.” Felisha menghela napas panjang. Mungkin karena dia sudah terbiasa dekat dengan mama mertuanya, malam ini dia merasa kehilangan. Sander tersenyum melihat wajah cemas Felisha dan dia memakluminya. “Hm … tadi para bumil bertemu, kayaknya seru banget,” ujar Sander. “Ya, hm … Reyna sudah

