34

688 Words

"Anak mama ganteng bangett," "Kaya siapa sih ini pipinyaa? Hm? Kaya ayah yaa," Tan menciumi pipi Jaeno dengan lembut, ia gemas dengan pipi anaknya yang sama persis seperti Jaehwan. "Mas, sini gendong Jaeno," ucap Tan memanggil Jaehwan yang sedari tadi hanya tersenyum sembari memandang Tan bermonolog dengan Jaeno, Jaehwan sangat bahagia melihat dua orang yang sangat ia cintai kini tengah berada di hadapannya. Dalam hati, Jaehwan berjanji pada dirinya sendiri untuk melindungi keluarga kecilnya, ia akan melakukan apapun untuk membuat mereka bahagia. Jaehwan mendekat dan menciumi puncak kepala Tan, tak lupa ia juga menciumi pipi Jaeno dengan lembut. "Mas gendong Jaeno yaa," "Tidak, aku takut menyakiti Jaeno, aku tidak bisa, sayang." "Bisa, mas. Sini deketan," Jaehwan mendekat pada Tan,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD