28

962 Words

Jaehwan keluar dari kamar mandi dengan raut bingung, tak biasanya Tan masih tertidur pulas pada jam sekarang ini, Jaehwan jadi kesiangan karena tak ada yang membangunkannya. "Sayang, ayo bangun," ucap Jaehwan dengan lembut setelah ia memakai baju kerjanya. Ia duduk di samping ranjang Tan sembari mengelus rambut istrinya. "Sayang," Tan membuka matanya perlahan. Jaehwan mengecup bibir Tan lalu beralih pada pipinya. "Mual," lirih Tan. "Hm? Mau ke dokter?" Tan memeluk Jaehwan. "Sarapan dulu yuk, ibu masak nasi goreng kesukaanmu," "Nggak mau, mual." rengek Tan. "Harus makan, sayang." Tan tak menjawab Jaehwan, ia hanya memeluk suaminya erat-erat. "Anter aku ke kamar mandi, mas." Jaehwan segera mengangkat tubuh istrinya menuju kamar mandi. Ia menghela napas berat, tak tega melihat is

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD