15

842 Words

Semakin hari, Jaehwan semakin bingung dengan tingkah istrinya yang sangat sensitif, Tan menangis dengan keras hanya karena melihat kucing berjalan pincang di jalan, Tan juga sering jengkel karena hal yang sepele. "Sayang, aku pulang!" "Mas Jae!" sambut Tan dengan riang dan memeluk Jaehwan. "Besok kau wisuda kan?" "Iya! Mas Jae dateng ya!" "Pasti sayang, aku sudah mengabari ibu dan ayahku juga. Ahh, Hyuna juga akan datang." "Ahh pasti seru jika orang tuaku juga datang kesana." ucap Tan lirih. "Sayang, jangan seperti ini, hm?" "Aku sayang Mas Jaehwan." ucap Tan lalu mencium bibir Jaehwan. Saat Tan akan menjauhkan bibirnya, Jaehwan menahan tengkuknya dan ia mulai melumat bibir Tan. Namun ada yang berbeda kali ini, Tan terus memukul d**a Jaehwan dan meronta. Jaehwan terpaksa melepas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD