63.

1206 Words

Menahan tawa adalah hal yang sulit Minzy lakukan, bahkan saat ini ia tampak tertawa lepas tanpa memedulikan keadaan sekitar. Minzy bahkan hampir menangis karena menertawakan Willian dan juga Toby yang sedang menangis haru di hadapannya. Kurang Jenna yang sudah berhenti sejak melahirkan. Mereka bertiga duduk dalam satu meja yang melingkar dengan ditemani makanan masing-masing, Minzy sengaja mengumpulkan keempat temannya yang selalu ada dalam setiap keadaan ketika dirinya masih bekerja di perusahaan milik keluarga suaminya sendiri. "Ingus gue... Aish," Toby menarik nafas perlahan dan mengacak rambut Minzy pelan. "Selamat ya, akhirnya doa dan harapan lo sama Pak Boss udah terkabul, gila, gue seneng banget dengernya. Gue udah gak perlu liat lo galau-galau lagi," lanjutnya. Minzy tersenyum,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD