Menarik nafas, lalu mengeluarkannya dengan perlahan. Sudah 3 kali Minzy melakukan itu sembari berdiam diri di balkon kamarnya yang berada di lantai dua penginapan, balkon itu menghadap langsung ke arah air terjun Staubacch. Udara yang segar membuat Minzy betah untuk berlama-lama di sana. Sedangkan Marvi, pria terlihat duduk bersandar di sofa dengan handphone di tangannya. "Laporan macam apa yang mereka buat," gumamnya tidak jelas. Akhirnya Marvi menyimpan handphone tersebut dan memutuskan untuk memejamkan matanya barang sejenak. Matanya mulai terpejam sampai ia mendengar suara pintu kaca menuju balkon berbunyi. "Kamu mau kemana?" Tanyanya pada Minzy yang kini sedang memakai kardigan. "Luar," jawab Minzy. Marvi berdiri dari duduknya. "Kamu mau ngapain?" Ucap Minzy bertanya. "Mastiin

