Episode 57

1474 Words

“Bagaimana ini. Hampir semua pemegang saham menjual saham mereka dengan harga murah! Sialan!” amuk Virendra menghempaskan semua barang yang ada di atas mejanya.                 “Ini semua ulah anak sialan itu! Dia benar-benar membuatku malu,” seru Virendra memejamkan matanya berusaha meredamkan amarahnya dan rasa nyeri di dadanya.                 Sebuah panggilan masuk menyadarkannya dan menunjukkan nama Suya di sana. Virendra mengangkat teleponnya.                 “Ada apa?” tanya Virendra dengan kesal.                 “Suamiku, bagaimana ini. Ada pihak bank datang ke rumah dan mereka hendak menyita rumah kita,” seru Suya dengan isakannya.                 “Apa?” pekik Virendra.                 “Pulanglah cepat,” seru Suya.                 Virendra mematikan sambungan telponnya dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD