▪️33▪️Setangkai Mawar Merah

2150 Words

Kali ini keduanya saling menatap. Seolah berbicara lewat telepati agar jawaban mereka bisa kompak tanpa rencana. Meski hal itu sangat tidak mungkin terjadi. Akan tetapi, demi mengusir rasa curiga sang papa, mereka harus melakukannya. "Nonton film bareng." "Begadang bareng." Jawaban keduanya terlontar bersamaan. Tak ada yang janggal karena jawaban mereka berkesinambungan. "Jadi, kalian nonton film sampe begadang gitu?" tanya Ganiel memastikan. "Iya, Pa. Itu maksud kami." Zevia menganggukinya. Beberapa detik, Ganiel terdiam menatap Zevia dan Gezra. Kemudian tersenyum tipis. "Baguslah. Papa seneng kalau kalian akur gini. Jadi, mama sama papa kamu juga bisa tenang, Zev. Karena kamu nggak ngerengek ngajakin pulang." Zevia terkekeh. "Enggak, kok, Pa. Oh ya, Pa. Papa mau makan bareng? Zev

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD