▪️28▪️Secret

2174 Words

Sesuai dengan hukuman yang diterima, Gezra hanya berdiam diri di rumah dan menghabiskan waktu bersama gamenya. Setidaknya ada hal lain yang bisa ia lakukan di rumah selain berdebat dengan si Gadis berkacamata. Seharian mereka lewati dengan perdebatan kecil tiada ujung. Mempermasalahkan hal-hal yang sebenarnya tak perlu untuk dimasalahkan. Namun, karena sejatinya mereka seperti Tom&Jerry yang tak pernah akur, begitulah jadinya jika mereka tinggal seatap. "Heh, Kutu Kupret! Gue laper. Bikinin makan malam, dong." Rengekan itu tak ia pedulikan. Game yang sedang berada di puncak pertempuran membuat semua gangguan tersingkirkan. Sekalipun itu teriakan suara Zevia yang melengking nyaring. "YES! MENANG!" PLUK Sebuah bantal sofa melayang tepat di mukanya. Ingin rasanya ia mengumpat dan mence

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD