▪️29▪️Dilema

1686 Words

Mereka terlihat biasa saja. Seolah tak ada rahasia apapun di antara mereka. Padahal jelas kentara jika sebuah rahasia akan dengan mudahnya meretakkan sebuah hubungan. Bukan hanya meretakkan, bahkan bisa memecah dan menghancurkan. Entah sudah berapa kali Zevia mendesah gelisah. Sikap keempat sahabatnya yang terlihat baik-baik saja dan seolah tak ada yang mereka sembunyikan justru membuatnya tak nyaman. Baginya, kejujuran adalah hal utama di dalam sebuah hubungan. Entah itu hubungan percintaan atau sekadar persahabatan. Kejujuran hal terpenting. Bagaimana jika kejujuran justru diabaikan? Hanya satu akhir dari kebohongan yaitu kehancuran. Karena tak ada yang namanya kebohongan untuk kebaikan. Kebohongan tetaplah kebohongan. Tersakiti adalah buah dari itu. "Cla?" Lamunannya tersadar ketika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD