Dua buah sandwhich telah tersedia di atas piring. Merekahkan senyuman seorang Gezra yang baru saja bangun tidur. Sekilas ia melihat secarik kertas di sebelah piring dan bertuliskan 'Sarapan buat lo. Nggak ada racunnya. Santai aja.' Kemudian, matanya melirik ke jam dinding dan masih bertengger di angka enam lebih sepuluh menit. Tangannya meraih sepotong sandwhich dan mulai melahapnya tanpa ragu. "Tumben banget jam segini udah nggak ada di rumah. Kira-kira sandwhich-nya diracunin atau nggak, nih?" "Sembarangan lo ngomong. Udah gue bilang itu tanpa racun," sambar Zevia dari arah belakang. Membuat Gezra menoleh dan tersenyum kikuk dengan mulut penuh dengan sandwhich. "Astaga. Katanya takut kena racun. Tapi mulutnya udah penuh sama sandwhich. Enak, 'kan? Gue cuma bisa bikin sandwhich. Kalau

