▪️31▪️Something Lose

2046 Words

Jalan satu-satunya adalah menyingkirkan semua pikiran buruk. Setiap peristiwa akan ada batasnya. Baik atau buruk, akhir tetaplah akhir. Meskipun berakhir buruk, pasti ada makna tersendiri mengapa mendapatkan akhir yang buruk. Yap! Setiap luka ada hikmahnya. Kalimat sopir taksi tadi selalu terngiang di kepalanya. Membuatnya tak sadar kemana langkah kakinya pergi. Ia terus menyusuri koridor kampus yang banyak mahasiswa berlalu-lalang. "Dor!" kejut seseorang dari belakang hingga membuatnya terhentak diam. Setelah mengetahui dia yang mengejutkannya, tatapan malaslah yang terlempar. "Ngelamun aja lo, Zev. Ntar nambrak tembok baru bonyok dah tu jidat." Zevia tak menanggapi. Entah mengapa lelucon itu tak membuatnya tertarik. Membuat Emma —orang yang kini menyamakan langkah kaki dengan Zevia te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD