Bab 31.

1603 Words

Tepat pukul lima sore, Bayu sudah tiba di rumah. Ketika membuka pintu rumah, ia hanya mendapati kesunyian. Rumah itu kosong seperti tak ada tanda-tanda kehidupan. Padahal di rumah itu masih ada ibunya. Hanya saja, keadaan Widya masih belum ada perubahan. Kemarin, wanita paruh baya itu menolak untuk diajak periksa ke rumah sakit dengan alasan “sudah mendingan”, “sudah bisa dibuat jalan”. Padahal Bayu tahu betul jika kondisi ibunya belum baik-baik saja. Hanya saja, kemarin suasana hatinya sedang memburuk setelah memergoki perselingkuhan Nindi di hotel. Ia sudah tidak memiliki tenaga lagi untuk memaksa ibunya periksa ke dokter. Perihal perselingkuhan Nindi, ia memilih menyembunyikan hal itu dari sang ibu. Bukan tanpa alasan, ia hanya tidak ingin menambah beban pikiran ibunya yang sedang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD