Kepergian mama widia

1479 Words

Satria duduk di kursi tunggu rumah sakit dengan wajah muram. Matanya terus memandangi pintu ruang operasi tempat Alesha dan putri kecil mereka sedang berjuang. Ponselnya digenggam erat, sebelum akhirnya ia menekan nomor sang ayah. “Papa...” suara Satria terdengar dalam, namun terjaga emosinya. “Alesha... istri Satria... jadi target, Pa. Sengaja ditabrak di mall. Itu bukan kecelakaan. Dan semua bukti mengarah ke Mama Widia.” Di seberang, Pak Hartawan terdiam. Nafasnya memburu pelan. “Apa kau yakin, Satria?” “Satria tidak akan bicara tanpa bukti, Pa. CCTV sudah ada. Dan wanita yang menabrak Alesha juga sudah kami amankan,” jelasnya tegas. “Satria minta izin... untuk menyelesaikan ini. Dengan cara Satria.” Hening sejenak. Lalu terdengar suara nafas berat Pak Hartawan. “Sudah cukup. Mama W

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD