Minggu pertama bulan madu Satria dan Alesha di Lombok terasa bagai mimpi yang tak ingin berakhir. Setiap hari adalah petualangan, setiap malam adalah perayaan cinta. Pagi mereka habiskan menjelajahi keindahan Lombok, mulai dari pasir putih lembut di Pantai Tanjung Aan yang memeluk mereka dalam kehangatan matahari, hingga hijaunya Bukit Merese yang menawarkan pemandangan samudra lepas. Mereka berdua sering kali tertawa lepas, berkejaran di tepi pantai, atau sekadar duduk berdua menikmati hembusan angin laut, tangan saling menggenggam erat. "Lihat itu, Satria," seru Alesha suatu sore di Gili Trawangan, menunjuk ke arah ikan-ikan kecil berwarna-warni yang berenang di air jernih. "Indah sekali, ya? Seperti dunia lain di bawah sana." Satria merangkul pinggang Alesha, dagunya bersandar di bahu

