Happy reading.. * * * Keesokkan harinya.. Sesuai janji Dave kepada sang istri. Sepulangnya dia dari Semarang. Mereka akan berkunjung ke makam ayah dan Ibu Ayla. Dan hari ini, keduanya pun mengambil cuti. Lebih tepatnya, sang pria yang mengajukan libur ke pihak HRD. Hingga pihak rumah sakit langsung mengizinkan. Makam yang saling berdampingan. Letaknya jauh dari ibu kota. Setelah sama-sama menabur bunga segar di tiap pusara. Sampai akhirnya Ayla duduk dan memperhatikan kedua makam itu secara bergantian. Tangis tak bisa ia tahan lagi, pecah menyesakkan d**a. Rasanya masih sama sakitnya seperti puluhan tahun yang lalu. Hanya dia yang selamat. Sementara Ayah dan ibunya meninggal. Seolah, untuk hidup. Wanita itu harus mengorbankan nyawa kedua orang tuanya. “Sayang.. Jangan menangis.. T

