Sarmila memegangi mata sebelah kirinya sambil menunduk, dia meringis sejadi-jadinya karena kesakitan sampai Gentala ikut mendekat, merasa khawatir karena Sarmila yang tak tahu kenapa malah tiba-tiba mendadak bertingkah janggal. Janggal yang tak biasa, benar-benar di luar kewarasannya. “Sarmila, kamu baik-baik saja? Coba saya lihat,” tukas Gentala berusaha untuk melihat wajah Sarmila. Sarmila menggeleng, “mata saya Pak … perih, gatal,” keluh gadis itu masih mencoba untuk menutupinya. Gentala semakin khawatir, rasa khawatirnya mendadak muncul begitu Sarmila semakin menunduk dalam-dalam. Tak mau sama sekali mengangkat wajahnya. Tiba-tiba saja Sarmila merasakan nyeri entah karena apa di matanya. Seperti ada serangga yang tiba-tiba terbang mengarah pada matanya dan terjebak di sana. “Ishh

