30. Teraphy

1257 Words

Alexa terbangun di tengah malam saat otaknya tiba-tiba menginginkan sesuatu. Wanita itu terduduk di kasur, tangannya yang bebas bergerak untuk mengusap pelan perutnya yang sedikit membesar karena usia kehamilannya yang semakin bertambah. Alexa menghela nafas lelah, saat dia tiba-tiba menginginkan es krim rasa vanilla di tengah malam seperti ini. Padahal Alexa ingat sebelum ini dia tidak pernah memiliki keinginan apapun, bahkan saat Dominic selalu bertanya padanya setiap saat. Dominic...... Alexa tertawa sarkas saat dia mengingat pria itu di tengah lamunannya. Bahkan saat semuanya telah jelas baginya, pikiran Alexa tetap tidak bisa berhenti untuk memikirkan pria itu lagi dan lagi. Dominic meninggalkan bekas yang terlalu dalam di hatinya, sebagai orang pertama yang selalu menemaninya disaa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD