Mengandung adegan kekerasan dan p*********n tanpa pandang bulu. Semua kejadian yang ditulis di cerita ini hanya lah fiksi. Kebijakan pembaca dibutuhkan saat membaca chapter ini. Dor Dor Dor Dominic tetap tenang ketika senapan laras panjangnya menembak musuh di depannya satu per satu. Ava tengah bertarung sendirian di depan, sementara dia bertugas untuk membunuh siapapun yang mencoba menyerang perempuan itu secara diam-diam. Emosinya tetap stabil saat tembakan lain kembali dia ambil. Dominic sedang membunuh seseorang saat ini, namun semua itu rasanya tidak salah selama dia bisa melindungi Ava yang tengah mempertaruhkan jiwanya di zona bahaya. Api mulai membara saat Ava mulai membakar rumah-rumah gubuk yang di dirikan di tengah hutan tersebut. Dominic kembali mengamankan senjatanya, s

