Kali kedua Alexa terbangun, dia berada di kamar baru yang nampak familiar dalam ingatannya. Alexa mencoba melihat ke sekeliling, sebelum akhirnya sadar dia berada di kamar utama bangunan ini. Atau dengan kata lain, seseorang telah memindahkkannya ke kamar utama ketika dia kehilangan kesadaran didalam kamarnya sendiri. "Sayang, kau baik-baik saja?" Alexa menoleh kearah pintu dimana Dominic baru saja masuk dengan nampan makanan di kedua tangannya. Wajah Alexa segera berubah saat dia ingat kejadian yang dia alami sebelum dia jatuh pingsan. Alexa menatap Dominic marah, sementara Dominic hanya memasang wajah lembut dan khawatir seperti biasanya. Wajah lembut yang hanya membuat Alexa semakin muak pada sikap Dominic yang menurutnya munafik kini. "Sayang...... Aku-" "Sebenarnya kau anggap ak

