12. Promise

1267 Words

Alexa terbangun saat desiran angin malam pantai menyentuh pipinya yang dingin. Matanya berkedip pelan, sebelum dia memfokuskannya pada keadaan di sekitarnya. Di remang-remang waktu sore, Alexa terbangun diatas kasur besar yang menjadi kamarnya dengan Dominic. Pipinya memerah samar, saat dia ingat akhir dari Dominic yang menemaninya berganti pakaian malah menjadi adegan panas. Dia pasti tidur karena kelelahan, namun Dominic tidak lagi tidur bersamanya saat dia bangun. Matanya mencari Dominic ke sekeliling ruangan, sebelum percariannya terhenti pada balkon kecil yang ada diluar kamarnya. Disana, Dominic tengah berdiri memandang laut dengan ponsel di telinganya. Lelaki itu terlihat begitu serius saat bicara, jarinya sesekali mengetuk pembatas balkon tanda bahwa dia tengah tidak sabar akan se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD