Seperti janji sebelumnya, Joshua kini sudah menunggu Krista selesai bertugas tepat pukul 11:00. Melihat Joshua yang duduk di ruang tunggu seorang diri dengan tatapan teduh membuat hati Krista menjadi tidak karuan. " Kau sudah lama menunggu di sini.? " Tanya Krista berusaha terdengar akrab. " Tidak juga, anda sudah selesai bertugas.? " Lontar Joshua meliriknya dengan tatapan yang hampir membuat Krista teriak histeris. " Joshua, usia kita mungkin sama. Bisa tidak kau tidak menggunakan bahasa yang formal padaku. " Pinta Krista yang merasa seperti ada tembok besar yang menghalanginya untuk terlihat lebih dekat. " Krista, bisa kita menemui ayahmu sekarang.?" Ucap Joshua sukses membuat Krista tersipu malu. Keduanya segera menuju ruangan dokter Erwin di lantai tiga, sepanjang jalan menuj

