"Emang aku lagi hamil!" "Haaa?" Nevan terkejut bukan main. "Serius? Serius kamu hamil?" Nevan membalikkan tubuh Reya yang menghadap Zio ke arahnya. "Serius?" Tanya Nevan setelah dirinya dan Reya saling tatap. "Emang aku lagi hamil." Mata Nevan terbelalak dengan raut wajah penuh kebahagiaan, Nevan langsung memeluk Reya. "Tapi bo'ong!!" Reya tertawa cukup keras dan ia dapat merasakan pelukan Nevan tidak seerat tadi. Nevan melepaskan pelukannya. Reya tertawa melihat wajah datar Nevan, tidak ada senyum ataupun ekspresi senang lagi di sana. "Eh, kok gantian kamu yang ngambek?" Reya berusaha meraih tangan Nevan namun tidak bisa, Nevan bangkit berdiri berjalan menuju kamar mandi. ^•^ Kedua mata Reya terbuka secara perlahan, beberapa kali mengerjap untuk menyamakan intensitas cahaya di

