"Papi home!" Kata Nevan sambil membuka pintu kamar. "Jangan duduk." Reya menunjuk Nevan yang baru saja akan duduk. "Kenapa?" Reya menatap jam dinding. "Jam delapan." Nevan mengangguk. "Aku udah nelfon kamu kan bilang kalo pulangnya jam delapan, ya udah pas aku pulang jam segitu." Nevan menunjuk ke arah jam dinding. "Taruh tas nya." Nevan menaruh tas kerjanya di lemari. "Aku gak ada nyuruh kamu duduk!" Reya memukul lengan Nevan. Nevan yang sudah duduk langsung berdiri. "Kamu kenapa sih?" "Gak papa. Aku nyuruh kamu jangan duduk karena aku mau nyuruh kamu pergi keluar beliin aku makanan." "Baru sepuluh menit yang lalu kita telfonan pas aku dijalan mau pulang, kenapa gak sekalian aja?" Nevan tetap berusaha menunjukkan senyum terbaiknya. "Aku pengennya sekarang, tadi belum!" Neva

