Chapter 37

1554 Words

Nevan berjalan dengan cepat sambil menggendong Zio dan tangan yang lain sibuk memegang ponsel yang berada di kupingnya. "Pah, hari ini bisa ke sini? Reya udah mau melahirkan nih." "Ah, masa?" "Ya Allah. Kasihan Zio gak ada yang ngurus, kalo bisa sekarang deh siap-siap cepet berangkat." "Jam segini mau berangkat, sehat ngana?" "Bodo, pokoknya cepet ke sini!" Nevan mendumel tidak jelas sambil menatap layar ponselnya. Nevan menyimpan ponselnya di kantong celana mempercepat langkahnya menyusul Reya yang mulai masuk ke dalam ruangan. "Kalo masih ngantuk Abang bobok di sini dulu ya." Nevan mendudukkan Zio di sofa. Zio mengangguk dengan mata yang sayu. Nevan langsung menghampiri Reya yang sedang ditangani oleh dua orang perawat. "Sakit banget ya?" Reya mengangguk menggenggam erat tang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD