Suara getaran ponsel terdengar jelas diantara suasana yang sepi membuat Reya yang tengah tertidur terbangun dengan mata setengah terbuka sambil meraih ponsel yang ada di nakas. Tanpa menyadari itu ponselnya atau bukan Reya mengangkat telepon tersebut yang ia pikir adalah sambungan telepon padahal video call. "Ha..." "Mami, kok gelap?" Mata Reya langsung terbuka lebar, ponsel yang menempel di kuping Reya langsung ia jauhkan dimana mata nya dapat melihat wajah Zio dari layar ponsel milik Nevan. "Mami balu bangun, ya?" Reya tersenyum kikuk menarik selimut yang menyelimuti sampai batas bahunya hingga kebagian leher. Reya melihat jam dinding yang menunjukkan pukul tujuh pagi kemudian beralih menatap Zio. "Zio udah makan?" Zio mengangguk. "Mukanya kenapa merah gitu? Zio abis nangis?"

