Aiyra Sybilla POV “Kamu seharusnya lebih hati-hati, Dek Aiyra.” “Mau sampai kapan kamu ceroboh gitu?” “Lagian siapa sih yang suruh kamu cuci seragamnya Asha? Cuci seragamku saja gak pernah!” “Kalau sudah begini, silahkan Dek Aiyra tanggung akibatnya sendiri ya? Aku saja malas hadapi amarahnya Asha.” Deg-deg-deg-deg doooorrrrr! Itulah suara hatiku ketika mendengar rentetan kalimat Kak Gathan barusan. Kalimat itu terbit di perjalanan mobil saat pulang dari rumah Ara. padahal tak banyak percakapan yang terjalin sedari tadi. Bahkan, Kak Gathan banyak diam setelah mengajakku pulang dari rumah Ara. Aku terpaksa pergi dari rumah adikku karena wajah suami tercinta sudah kacau. Kak Asha berhasil mengacaukan malam manisku bersama keluarga. Berhasil mengacaukan? Kurasa kalim

