Aiyra Sybilla POV Pajero Sport abu itu menghalangi langkahku ketika si kaki ingin melangkah pergi. Membuat hatiku juga terasa terhimpit batu yang besar sekali. Ketika aku ingin menghindari suami tercinta alias Ipda Pol Arganathan Lionel Aditya, dia malah menahanku di pinggir jalan. Dia menahanku dengan wajah kacau dan menahan emosi. Bukan emosi kemarahan, tapi lebih kepada ekspresi tertekan sedih. Tampaknya dia sedih jika ada pertengkaran di keluarga kecil ini, apalagi di awal-awal pernikahan seperti ini. “Kamu mau kemana, Sayang? ayo kita pulang!” tahan dan ajak suami tercinta, Kak Gathan, sambil menahan tanganku, seolah ingin mengeluarkan borgol. “Gak mau, aku mau ke rumah Dek Ara aja! Menepikan diri,” aku menjawabnya dengan lesu juga lirih. “Ngapain Dek Aya ke sana? Mau bi

