21

1154 Words

Banyak orang berkata bahwa cinta itu buta. Iya, karena cinta bukan benda hidup yang memiliki pancaindra. Iya, sebab cinta tak pernah salah. Iya, Nayla pernah mendengar hal semacam itu hanya saja kali ini ia benar-benar perlu menjedotkan kepala ke dinding terdekat. Ulala, bila dipikirkan menggunakan logika, nalar, dan otak, sebaiknya Nayla menjedotkan diri ke d**a Toni yang kemungkinan besar sebidang milik Tom Cruse. Aihh, rasa-rasanya ada kupu-kupu yang terbang di perut Nayla. Banyak kupu-kupu; merah, jingga, hijau, biru, dan kemungkinan kupu-kupu sahabat Mariphosa juga ikut menari balet di perut Nayla. Demi Artemis yang menolak dimiliki laki-laki, Nayla ingin tertawa sembari berteriak, “Aku nggak jomlo! Aku punya pacar!” “Nay, kamu kenapa bengong sambil nyengir aneh begitu?” Oke, lamuna

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD