Bab 28: Menyusun Rencana

1104 Words

Amalia   Aku membuka mata ku, dan yang pertama ku rasakan adalah rasa sakit yang menjalar ke seluruh tubuh ku. Perlahan aku melihat ke kanan dan kiri ku, kak Hakim dan kak Latief tampak tertidur lelap di kasur penjaga. Mereka sepertinya kelelahan. Ayah tampak tidur di karpet dan juga terlihat lelah.   Pikiran ku masih belum jernih untuk berpikir. Aku mencoba untuk membangunkan tubuh ku tapi tubuh ku tidak telalu kuat dan akhirnya aku memutuskan untuk tetap berbaring dan berusaha untuk bertayamum dan sholat Isya, setelah melihat jam menunjukkan 10:50.   Setelah sholat Isya, aku membaca do'a lalu tidur.   Fath   Aku tak bisa tidur, dan hari menunjukkan jam 11 malam. Aku masih benar-benar kesal dengan dua berandalan yang telah berani mengacaukan hidup ku setelah aku tobat. Mereka in

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD