Bab 29: Perang

1251 Words

Author   Bel pulang pun akhirnya berbunyi. Siswa bergegas pulang dengan semangat 45 mereka.   Amalia dan Luna tampak asyik bercakap-cakap di depan sekolah, orang tua mereka sibuk dan kakak-kakak mereka akan telat menjemput sehingga harus menunggu lama bagi mereka. Hari sudah mulai sore dan Ashar telah masuk, kakak-kakak mereka belum datang dan mereka sudah mulai lelah duduk menunggu.   Tiba-tiba, ada segerombolan anak-anak nakal datang ke arah mereka. Insting dua perempuan itu langsung sadar kalau mereka di lihati dari jarak yang cukup jauh. Gerombolan itu semakin dekat.   "Tolong!" Teriak Luna sementara Amalia dan Luna berlari. Tak lama kemudian, mereka di susul oleh para anak-anak nakal itu. Tepat saat mereka hampir tertangkap, ada seseorang berteriak.   "Woi! Jangan beraninya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD