Bab 14: Bayangan Waktu

1271 Words

Ahya Kemarin aku merasa ada yang janggal. Ali dan Faisal pulang cepat, padahal katanya mereka adalah anggota ISC paling rajin dan paling disiplin. Katanya ada urusan, tapi kok berdua dan bersamaan? Ah sudahlah, gak penting. Pagi ini, aku tiba di sekolah lebih pagi, soalnya aku malas untuk kena teguran nggak piket si tukang ngawas piket. Ya, dia adalah Mutia, yang katanya anggota penting di YD, ekskul dokter gitu. Gak heran. Kebetulan, jadwal hari ini adalah aku, Mutia, Luna dan Hendra. Dan seperti tebakanku, Hendra tidak ada di kelas, dan hanya Mutia yang ada, bersama Luna yang keduanya masih sibuk membersihkan kelas. Ah, kalau bisa gak piket aja, ke kantin bagus juga. Aku melawan keinginanku dan melaksanakan jadwal piketku. Ya, Mutia punya aura tersendiri kalau soal piket. Aura yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD