Eps. 3

532 Words
Di rumah sakit XXX di Bali tepat nya daerah Canggu, seorang ibu menelpon anak sulungnya ke rumah sakit dan berpesan agar tidak membuat ayahnya sok seperti yang di alami beberapa saat uang lalu. "Alex, mama harap kamu jangan membuat papa sok dan ingat jangan membantah apa yang papa kamu bilang. segera kerumah sakit dan jenguk papa kamu Alex". Lauren "yes mom, alex akan ke sana sekarang dan katakan pada papa Alex minta maaf, Alex janji tidak akan buat papa khawatir lagi", Alex. "baiklah, mama tunggu" Lauran. dan telepon pun berakhir, di tengah Lauran asik bertelponan Tasya datang mengahampiri dan mengatakan akan pulang terlebih dahulu. "maaf bu, saya harus pulang ada urusan yang harus saya selesaikan" Tasya. Bisakah kamu menunggu sebentar lagi suami saya akan mencari kamu jika sudah sadar, "Lauren". umm, baiklah bu "sambil tersenyum Tasya menjawab pertanyaan Lauren". karna sudah lama beridiri di luar ruangan dan dokter sudah mempersilahkan mereka masuk dengan syarat tidak mengganggu pasien yang sedang tidur, Lauran dan Tasya masuk begitu pelan sampai pintu yang mereka buka pun tidak kedengaran suara. "papa, ini mama Alex tadi bilang akan datang jenguk papa dan Alex juga bilang dia tudak akan membantah papa lagi" Lauren. sambil membuka matanya pelan Jems melihat kearah istrinya dengan tenang, dan dalam sekejap dia pun melihat Tasya berdiri tidak jauh dari mereka, ya anak ini lah yang menolong saya katanya dalam hati. "nak, mendekatlah", Jems. "tuan karna anda sudah sadar saya akan kembali, saya masih punya banyak pekerjaan"Tasya". "bisakah kamu menunggu sebentar, jangan khawatir anak saya akan mengantar kamu pulang dan lagi jangan panggil saya tuan, panggil saya Jem dan ini istri saya Lauren" Jems. Terimakasih saya tidak ingin merepotkan pak Jems "Tasya sambil tersenyum". dan saat mereka asik berbicang Alex pun tiba di ruang penginapan ayahnya di rumah sakit. "papa, Alex minta maaf mau kah papa memaafkan Alex" tanya Alex pada papa nya Papa akan memaafkan kamu asalkan kamu mau mengikuti saran papa" jems tidak mau mengalah dengan anaknya "Alex" aku akan menurut apapun yang papa mau lakaukan Alex akan ikut. "termaksuk kalau papa bilang nikahi wanita cantik yang di belakang kamu, apa kamu juga mau?" tanya Jems pada anak nya. dan tetu saja 3 orang yang berbeda selain ayahnya begitu terkejut mendengar syarat dari orang terpandang yang sedang terbaring lemah di atas tempat tidur pasien. Papa jangan bercanda ini soal pendamping hidup Alex "Jawab Alex" apa papa pernah bercanda Alex, jawab papa Alex . dan akhirnya Alex pun diam kalau itu bisa membuat papa senang aku akan menikah dengan wanita pilihan papa "Alex". di tengah perdebatan ada yang lebih merasa bingung ya tentu saja dia adalah Tasya dia merasa seperti tidak ada arti sehingga tidak di tanyakan terlebih dahulu karna dia pun bertanya. "maaf apakah saya boleh bicara" Tasya, "jangan menolak nak papa yakin kalian akan menjadi suami istri bahagia. dan Tasya tidak tau harus menjawab apa entah ini suatu mujizat atau musibah, karna baginya orangtua di depannya sangat baik dan ya Tasya ketika pertama kali Alrx muncul hstinya begitu berdebar tidak karuan ya anggap saja dia w************n yang tidak tau malu katanya dalam hati. sedangkan Lauren ibu Alex hanya diam karna dia tau Jems pasti mau hal terbaik untuk anak sukungnya. Bersambung...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD